Caleg Gerindra Perjuangkan Kesenian Betawi

Palang Pintu

Kampanye memasuki hari-hari terakhir. Beragam aksi dilakukan calon legislatif (caleg) untuk memikat hati masyarakat. Tidak ketinggalan Andre A Walker memilih kampanye yang unik. Caleg DPR dari Partai Gerindra Dapil 1 Jakarta No. Urut 4 itu memilih untuk mengangkat tema budaya Betawi. Dalam aksi kampanyenya, ia menghelat pentas palang pintu di Gelanggang Olah Raga Otista, Jakarta Timur, Jumat (4/4).

Palang pintu lazim digunakan masyarakat Betawi dalam prosesi pernikahan. Budaya berbalas pantun dan adu silat Betawi ini menyedot perhatian masyarakat yang melintas area kampanye tersebut. “Pelestarian budaya lokal harus dilakukan. Selain unik, juga mudah diingat. Biasanya kalau unik dan mudah diingat itu masyarakat gampang ngenalin kita,” kata Andre di depan ribuan simpatisan dan kader Gerindra.

Menurut Andre, metode kampanye yang dilakukannya sebagai wujud mengingatkan jati diri bangsa Indonesia yang mempunyai budaya lokal. Sayangnya, budaya asli masyarakat belakangan ini semakin tergerus budaya asing.

Hanya saja, Andre tak memaksakan kepada masyarakat di dapilnya untuk memilihnya kalau tidak berkenan. Dia hanya mengimbau agar warga yang memiliki hak pilih dapat jeli dalam menyalurkan hak suaranya. “Bagi semua masyarakat yang mempunyai hak pilih, pilihlah sesuai hati nurani kalian. Memberikan iming-iming uang dalam politik itu bukan pendidikan yang baik,” katanya.

Dalam aksi kampanyenya, Andre juga mengusung tema ‘Masyarakat Sehat Sejahtera‘. Dia berjanji untuk fokus pada isu pemerataan ekonomi dan peningkatan sumber daya manusia (SDA).

“Seperti Gerindra yang punya enam program aksi, di antaranya meningkatkan kualitas pembangunan manusia Indonesia melalui program pendidikan, kesehatan, sosial, dan budaya serta olahraga. Di samping pula membangun ekonomi yang kuat dan berdaulat menjadi cita-cita yang wajib direalisasikan.”

Sumber Berita: republika.co.id

This entry was posted in Berita Gerindra, Berita Umum and tagged , , . Bookmark the permalink.

Komentar Anda